News On Japan

Museum Tokushima Temukan Lukisan Koleksinya Selama Puluhan Tahun Ternyata Palsu

Tokushima, Mar 26 (News On Japan) - Sebuah lukisan yang dibeli seharga sekitar 67 juta yen oleh sebuah museum di Prefektur Tokushima ternyata merupakan barang palsu—meskipun telah dipajang selama 27 tahun.

Karya yang dimaksud, berjudul Cyclist, sebelumnya diyakini sebagai karya pelukis Prancis Jean Metzinger, yang aktif pada awal abad ke-20.

Museum Seni Modern Prefektur Tokushima membeli lukisan tersebut 27 tahun lalu seharga 67,2 juta yen dan telah menyimpannya dalam koleksi sejak saat itu.

Lalu, di mana lukisan aslinya?

Seorang perwakilan museum, yang membeli karya palsu tersebut, menjelaskan: "Ini bukan salinan dari karya asli yang sudah ada. Karya ini dibuat berdasarkan gagasan 'seandainya ada karya seperti ini'."

Ketika ditanya apakah karya tersebut dibuat menyerupai gaya Metzinger dan kemudian diperkenalkan kepada publik oleh pemilik pertamanya, pejabat tersebut menjawab, "Tepat sekali."

Saat ini museum sedang mempertimbangkan untuk melakukan negosiasi dengan pedagang seni yang berbasis di Osaka, tempat mereka membeli lukisan tersebut, guna meminta pengembalian dana.

Source: KTV NEWS

News On Japan
MEDIA CHANNELS
         

Image of Semakin Sedikit Orang di Jepang Mengunjungi Makam Keluarga

Semakin Sedikit Orang di Jepang Mengunjungi Makam Keluarga

Cara masyarakat Jepang memberikan penghormatan di makam keluarga kini mengalami perubahan besar, dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup serta semakin beratnya tantangan dalam merawat makam.

Image of Osaka Akan Menambah 63 Area Merokok Baru Setelah Penerapan Larangan Menyeluruh

Osaka Akan Menambah 63 Area Merokok Baru Setelah Penerapan Larangan Menyeluruh

Menanggapi meningkatnya permintaan akan tempat merokok, Pemerintah Kota Osaka mengumumkan rencana untuk menambah 63 area merokok baru, termasuk di sekitar Stasiun JR Fukushima, setelah memberlakukan larangan merokok di jalan umum di seluruh kota.

Image of Pengemudi Bus Asing Diterjunkan di Rute Lokal untuk Pertama Kalinya

Pengemudi Bus Asing Diterjunkan di Rute Lokal untuk Pertama Kalinya

Warga negara asing untuk pertama kalinya secara nasional diangkat sebagai pengemudi bus rute lokal dengan memanfaatkan program Pekerja Berketerampilan Spesifik Jepang, dalam upaya mengatasi kekurangan tenaga kerja kronis di sektor tersebut.

Image of Osaka Korea Town Berubah oleh Kehadiran Komunitas Vietnam dan Nepal

Osaka Korea Town Berubah oleh Kehadiran Komunitas Vietnam dan Nepal

Wilayah Ikuno di Osaka, yang lama dikenal sebagai komunitas yang dibentuk oleh warga keturunan Korea, kini mengalami transformasi signifikan seiring meningkatnya jumlah warga negara asing dan keberagaman asal-usul penduduknya yang kini mencakup sekitar 80 negara. Hampir satu dari lima dari 130.000 penduduk wilayah tersebut kini berstatus warga negara asing, dengan pertumbuhan terbaru terutama didorong oleh kedatangan warga Vietnam dan Nepal.