News On Japan

Virus Mematikan yang Ditularkan Kutu Terdeteksi pada Anjing di Tokyo untuk Pertama Kalinya

TOKYO, Oct 10 (News On Japan) - Tokyo telah mengonfirmasi kasus pertama seekor anjing yang terinfeksi severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS), penyakit yang berpotensi mematikan yang ditularkan melalui gigitan kutu. Ini adalah pertama kalinya infeksi pada hewan tercatat di ibu kota.

SFTS terutama menyebar melalui gigitan kutu dan dapat menyebabkan demam, batuk, muntah, dan gejala lainnya pada manusia maupun hewan. Dalam kasus yang parah, penyakit ini dapat berakibat fatal.

Menurut Pemerintah Metropolitan Tokyo, anjing — yang dipelihara sebagai hewan peliharaan di kota tersebut — mengalami gejala seperti muntah dan diare bulan lalu. Saat pemiliknya memeriksa hewan itu, mereka menemukan kutu menempel di tubuhnya. Tes lanjutan kemudian mengonfirmasi infeksi SFTS.

Anjing tersebut meninggal pada 27 September. Pihak berwenang mengatakan hewan itu memiliki kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya, dan belum dapat dipastikan apakah SFTS merupakan penyebab langsung kematiannya.

Hingga saat ini, hanya ada dua kasus infeksi SFTS pada manusia yang dikonfirmasi di Tokyo. Kasus terbaru ini menandai deteksi pertama pada hewan. Pemerintah metropolitan mendesak masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan saat berada di luar ruangan — termasuk menggunakan penolak kutu dan memeriksa diri sendiri serta hewan peliharaan secara menyeluruh — untuk menghindari gigitan.

Source: TBS

News On Japan
MEDIA CHANNELS
         

Image of Semakin Sedikit Orang di Jepang Mengunjungi Makam Keluarga

Semakin Sedikit Orang di Jepang Mengunjungi Makam Keluarga

Cara masyarakat Jepang memberikan penghormatan di makam keluarga kini mengalami perubahan besar, dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup serta semakin beratnya tantangan dalam merawat makam.

Image of Osaka Akan Menambah 63 Area Merokok Baru Setelah Penerapan Larangan Menyeluruh

Osaka Akan Menambah 63 Area Merokok Baru Setelah Penerapan Larangan Menyeluruh

Menanggapi meningkatnya permintaan akan tempat merokok, Pemerintah Kota Osaka mengumumkan rencana untuk menambah 63 area merokok baru, termasuk di sekitar Stasiun JR Fukushima, setelah memberlakukan larangan merokok di jalan umum di seluruh kota.

Image of Pengemudi Bus Asing Diterjunkan di Rute Lokal untuk Pertama Kalinya

Pengemudi Bus Asing Diterjunkan di Rute Lokal untuk Pertama Kalinya

Warga negara asing untuk pertama kalinya secara nasional diangkat sebagai pengemudi bus rute lokal dengan memanfaatkan program Pekerja Berketerampilan Spesifik Jepang, dalam upaya mengatasi kekurangan tenaga kerja kronis di sektor tersebut.

Image of Osaka Korea Town Berubah oleh Kehadiran Komunitas Vietnam dan Nepal

Osaka Korea Town Berubah oleh Kehadiran Komunitas Vietnam dan Nepal

Wilayah Ikuno di Osaka, yang lama dikenal sebagai komunitas yang dibentuk oleh warga keturunan Korea, kini mengalami transformasi signifikan seiring meningkatnya jumlah warga negara asing dan keberagaman asal-usul penduduknya yang kini mencakup sekitar 80 negara. Hampir satu dari lima dari 130.000 penduduk wilayah tersebut kini berstatus warga negara asing, dengan pertumbuhan terbaru terutama didorong oleh kedatangan warga Vietnam dan Nepal.